Kamis, 16 Agustus 2007

How To Create Your Own e-Commerce Site



E-commerce is touted as one of the most viable online business opportunities on the Web today. In comparison to traditional brick and mortar businesses, e-commerce site requires minimal start-up cost and is relatively low-risk. However that does not imply creating an e-commerce site is a simple process, neither does it guarantee your future success. The purpose of this article is to walk you through the necessary steps and plans you would need in order to set up a successful e-commerce site.

Un-earth Your Niche

The very first thing to do is find your niche. Examine your hobbies and interests for potential business ideas. If you love soccer, consider selling soccer supplies or team uniforms, online. Focusing on your expertise or something you have great passion for would give you an advantage over competitors who do not have in-depth knowledge of that niche.

Research Your Niche

Once you've whittled down a few ideas, explore each one further. Ask yourself these questions: How many people are looking for your services? Where do they go and find people like yourself? How many searches are created for your product or service on Google? You may not have a budget to create demand, so it's safer and cheaper to go where the demand already exists.

Scope out Your Competitors

Research your competitors inside out. Spend time to check out their websites and compare their products and services. Give yourself an idea of what you’re up against, so you can create your e-commerce site as professional as, or even better than theirs.

Write Your Business Plan

You want to have a foolproof business plan for your business. Work out a detailed formula - including your site theme, goals, business strategies. It's also a good idea to keep a record of expenditures, sales, profits etc. Your business cannot just be a 'me-too' business online. Develop a powerful USP (Unique Selling Position) that sets you apart from your competitors and makes you stand out from the crowd!

Create Your Website

Register a good domain name as marketing tactic. Name that ends in *.com is best of all. Try to include relevant keywords that properly describe your business or product if possible.

A well-designed website creates a good first impression with your prospects. Get yourself a professional website template at an affordable price and customize it to suit your need. Most templates can be easily customized using common HTML editors and simple graphics software.

You’ll want your website content to target specific keywords for high search engines ranking and traffic flow. This can be done by creating informative articles, product reviews, descriptions and comparisons. If you're short on time, many SEO (search engine optimization) experts are willing to help you out for a reasonable price.

Host Your Website

Find a dependable hosting company to host your website on their servers. A quick search on Google for “web hosting” should bring up hundreds of companies ready to do business with you. Select a reliable web host that provides adequate disk space and bandwidth with e-commerce scripts supporting features. Domain name-specific email accounts must also be available to give a professional image.

Your website files can be uploaded using a simple FTP program or file uploading service in your hosting account. Technical support personnel from your hosting company should walk you through the steps to upload your files and launch your website.

Implement a Shopping Cart

An e-commerce site is never complete without a secure shopping cart. The best option you can consider is a remotely hosted shopping cart which takes the burden of maintaining security and credit card numbers off your shoulder. Most remote shopping carts can be configured to look similar to your website so your customers may not realize that they have left your website when making a payment.

If a remote shopping cart is not within your budget, there are still lots of third party credit card processing companies that are ready to process your credit card orders using their merchant account for a small fee. Some popular ones to you can check out are ClickBank, PayPal and 2CheckOut.

Marketing and Promotion

You have identified your niche, set up your e-commerce site and you are good to go. Now comes the most crucial part - promoting your site! This could be a full-time career option for most people. Either you can learn to do this yourself or you can have an expert do it for you.

Begin by submitting your site to major search engines such as Google, Yahoo, Dmoz, etc. You also need to optimize your site using profitable keywords and keyword-rich content. There are lots more business promotion strategies such as advertising, link exchange, e-zine promotion etc. which you may need to explore to create your online presence and build traffic.

Setting up your e-commerce site is sure a lot of work, but it's just the first step. Making it successful is even more work, but the pay-offs can be rewarding. Remember, success can be yours provided you work hard and smart!

Source: Internet

Selasa, 14 Agustus 2007

Ubuntu Muslim Edition



UbuntuME adalah singkatan dari Ubuntu Muslim Edition. Ubuntu Muslim Edition merupakan software bebas (free), sistem operasi open source yang berbasis distro populer Ubuntu Linux.

Ubuntu Muslim Edition adalah kumpulan program yang memberi karakter Islam bagi distribusi Ubuntu dengan menambahkan software Islami (jadwal shalat, program pembelajaran Alquran, filter konten internet, dll.) disamping mengubah tampilannya.

Ubuntu Muslim Edition adalah meta-package yang akan menginstall [[ubuntume-artwork]], [[wcc|wcc (Web Content Control tool)]], [[islamiccal]], [[zekr]], [[minbar]]

Cara menginstallnya bisa dilihat disini

Silakan kunjungi situsnya di www.ubuntume.com

Senin, 13 Agustus 2007

11 Hal yang diperhatikan untuk Mengatasi PC Lambat



1. Spyware dan Virus
Spyware dan Virus yang paling menjadi top untuk menganalisa pc yang melambat adalah bagian ini, karena bagian ini yang paling mudah di susupi dan banyak user yang berinteraksi denganya (secara tidak langsung), spyware berasal dari banner-banner dan iklan-iklan di suatu halaman web yang mulai beraksi saat kita mengakses halaman / banner tersebut melalui sebuah browser yang memiliki celah keamanan yang tidak bagus, sehingga spyware ini sangat dekat dengan IE, karena IE adalah teman baik untuk spyware, karena spyware bisa memungkinkan spyware untuk menginstall program di
dalam HDD kita secara silent, langkah awal, gunakanlah firefox! secara garis besar langkah dasar untuk menghapus spyware:

* 1. Indentifikasi dan analisa process yang sedang berjalan dengan windows task manager
* 2. Identifikasi dan non aktifkan service yang bersangkutan melalui management console
* 3. Identifikasi dan non aktifkan service yang ada di startup item dengan sistem configuration utilty
* 4. Cari dan hapus entry di registry yang ada pada startup
* 5. Identifikasi dan hapus file yang mencurigakan
* 6. Install dan gunakan spyware detection dan removal


2. Processor Overheating
Kebanyakan modern prosesor mudah menghasilkan panas, sehingga prosesor masa kini membutuhkan pendingin khusus dan jenis fan khusus, sehingga pada saat tempratur prosesor meningkat melampaui batas, sistem akan melambat dan proses akan berjalan lambat, modern motherboard dapat memonitor dan mengatur tempratur prosesor, yang dapat dilakukan melalui bios. Kipas prosesor yang gagal disebabkan karena :

* 1. Debu yang menghambat perputaran kipas secara smooth
* 2. Fan motor rusak
* 3. Bearing fan ada yang doll sehingga fan "jiggling”

Jiggling yang dimaksud disini adalah jika fan yang sedang berputar putar ada bunyi krek krek secara cepat maka bisa dikatakan kalau bearing fan sudah mulai doll fan juga tidak harus di ganti, jika berdebu kita hanya membutuhkan membersihkan debunya.

3. Ram yang buruk
Beberapa situasi dapat juga karena pengaruh ram yang buruk, hal ini dikarenakan oleh:

* 1. RAM timing lebih lambat dari spesifikasi mesin yang optimal
* 2. RAM yang memiliki nilai minor hanya bisa dilihat setelah melalui beberapa test
* 3. RAM terlalu panas

Pada zaman ini banyak fariasi RAM yang dapat kita gunakan dan kita beli, dan kita dapat menyesuaikan dengan kapasitas dan kemampuan dari motherboard kita dan jangan lupa untuk mengeset kecepatan RAM dari bios Hal buruk lainya dalam RAM adalah masing masing chips nya tidak semuanya bisa stabil sehingga akan menurunkan performa,
sehingga ciri ciri RAM chips yang tidak bagus adalah pc selalu lambat dan akhirnya blue screen, jika kita menemukan RAM yang overheat kita bisa gunakan heatspreader untuk mengatasinya (saran saya, daripada beli heatspreader RAM mending beli RAM yang lebih bagus saja).

4. Harddisk yang fail
Jika harddisk sering mengalami failure, ini juga akan memperburuk performa komputer, dan jenis jenis fail ini banyak penyebabnya, bisa sifatnya mekanis, elektronik, bahkan firmware nya yang ngga update, dari harddisk ini akan menyebabkan:

* 1. Akses time yang lambat
* 2. Jumlah bad sector yang terus meningk
* 3. Ada bluescreen yang ngga terjelaskan
* 4. Gagal Boot

Mendeteksi harddisk itu masih dalam keadaan bagus atau ngga itu gampang gampang susah, biasanya paling sering di windows xp slalu muncul “Windows delayed write failure” saat harddisk mengalami kegagalan, nah disaat itulah kita mulai mensiasati ada apa gerangan di harddisknya, pertama kita bisa melakukan scan dengan chkdsk, sampai kita memeriksa fisik harddisknya. biasanya fisik harddisk dapat dilihat dari bunyinya, semakin berisik berarti menandakan komponen komponen di dalamnya ada yang mulai longgar, kita bisa juga menggoyang goyang harddisk ke kiri kanan dan mendengarkan bunyinya, jika ingin menggunakan tools dan mengecek kondisi harddisk secara berkala kita bisa menggunakan tools hddlife, ada yang gratis ada yang bayar.

5. Bios Settings
Biasanya bios yang belum di custom setting nya akan mengamlami proses perlambatan beberapa detik, khususnya pada saat booting, untuk itu kita harus mengcustom bios setting agar performa kerja proses boot bisa dipercepat, secara umum settingan bios yang harus diperhatikan adalah:

* 1. Boot langsung ke harddisk
* 2. Disable IDE drive yang tidak terpakai
* 3. Set speed latency RAM
* 4. Matikan IO / IRQ perangkat onboard yang tidak dipakai
* 5. Gunakan Fast POST
* 6. Matikan detect Floopy disk on start


6. Disk type/controller compatibility
Hal ini terkadang spele, namun hal ini akan terasa saat kita menggunakan aplikasi yang akan menguras performa harddisk, biasanya motherboard sekarang sudah memiliki kontroler yang baik untuk paralel ATA disk, namun kita harus memperhatikan kabel IDE nya, karna kabel ini memiliki beberapa spesifikasi tertentu, ada yang udma 33, 66, dan 100, kalau kita lihat secara fisik, bentuk kabelnya memiliki serabut yang halus halus dan banyak, sedangkan yang udma 33 serabutnya sedikit, jadi gunakanlah kabel yang memiliki spesifikasi yang tinggi untuk disk kita.

Dan jangan lupa, setiap 18 bulan pasti akan muncul disk dengan teknologi dan kapasitas terbaru jadi jangan lupa rencanakan untuk melakukan penggantian ini akan memberikan efek yang baik untuk kita. Selain itu jika motherboard yang digunakan saat ini adalah motherboard yang sudah dilengkapi dengan SATA Disk controler hal itu akan lebih baik lagi, karena sata lebih cepat dibandingkan PATA.

7. Windows Services
Secara default service yang di windows berjalan semua, walaupun secara langsung kita tidak tahu apakah kita membutuhkanya atau tidak, service tersebut bisa di akses dari control panel, administrative tools dan service, banyak service service yang tidak diperlukan yang bisa hentikan, dengan begitu kita bisa menghemat RAM yang terpakai di komputer dan otomatis komputer bisa berjalan lebih baik, beberapa service yang harus diperhatikan dan dimatikan jika kita tidak membutuhkanya adalah:
1. FTP
3. Indexing Service
4. Remote Registry
5. Telnet
6. Remote Access
7. Remote Desktop
8. Automatic Update
9. Matikan system restore pada drive tertentu jika tidak diperlukan

8. Process yang invisible
Terkadang, tampa kita ketahui ada saja program yang berjalan di memory, padahal kita sudah tidak menggunakanya lagi atau bahkan kita sudah menguninstallnya namun programnya masih ada yang berjalan, untuk itu kita harus memperhatikan process apa saja yang sedang berlangsung di komputer kita dengan melihat task manager, dan kita bisa end task kan atau kill, lalu kita bisa hapus .exe nya.

9. Disk Fragmentation
Sebagaimana karakteristik file dalam sebuah komputer pasti mengalami proses file tersebut di add, di edit, atau di hapus, hal tersebut dapat menyebabkan fragmentasi di beberapa areal sektor harddisk, untuk itu kita perlu merapihkan data di komputer kita, yaitu dengan mendefrag nya. jika kita menggunakan windows xp, kita bisa menggunakan defrag.exe dan meletakanya di schedule agar dapat berjalan pada waktu yang kita tentukan.

10. Background applications
Kalau kita perhatikan di systray saat kita klik arrow kirinya akan berderetlah icon yang banyak, semakin banyak icon yang terpasang di systray itu menyebabkan komputer semakin lambat merespons proses, karena memory banyak yang terpakai untuk proses itu, sehingga untuk itu kita perlu mematikanya atau menon aktifkan yang tidak diperlukan yaitu dengan mengakses registry:

* HKEY_ LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run
* HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\RunOnce

Hapuslah key yang tidak diperlukan.

Note: Jika tidak tahu apa yang harus dihapus jangan dihapus sembarangan, bisa dilakukan backup terlebih dahulu registry tersebut. Caranya dari Menu >> File >> Export. Jadi jika nanti terjadi hal yang tidak diinginkan bisa kita kembalikan lagi.

11. File system issues
Beberapa isu file system mempengaruhi performa itu mungkin benar, jika kita menggunakan OS Windows NT 4.0, Windows 2000, or Windows XP, seharusnya kita menggunakan NTFS File system, karena NTFS memiliki performa yang lebih baik daripada Filesystem sebelumnya misalnya FAT32, dimana fat32 ini dari sisi performance dia hanya mampu menangani disk yang berkapasitas 32GB dengan ukuran cluster default, jika filesystem fat32 berjalan pada disk yang berukuran besar maka akan sering terjadi fragmentasi dan menurunnya performance pc.

Format dan ukuran cluster juga berpengaruh, misalnya saja, kita mempunyai disk 60GB lalu memformat disk tersebut dengan ukuran cluster 512 bytes, hal ini akan menyebabkan disk akan memakai banyak cluster dimana harddisk akan sering melakukan track and seeknya, dan ini akan menjadi problematik saat harddisk pada saat disk mengalami framgentasi yang banyak, salah satu solusinya adalah menggunakan cluster yang lebih besar, misalnya saja 4K atau lebih besar, dari situ kita akan melihat pemberitahuan tentang improvement load times, dan perlu diketahui, semakin besar ukuran cluster akan signifikan meningkatkan jumlah space cluster slack dan akan banyak membuat disk space banyak yang terbuang.

Trik lain untuk melakukan tweaking dari NTFS ini adalah:

* 1. tweak variable NtfsDisable8dot3NameCreation, yang bisa ditemukan di:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Filesystem jika di set ke 1 maka ini akan menghentikan NTFS untuk menggenerate 8.3 file name convention, jika kita tidak membutuhkan model nama file lama, kita bisa menghentikan ntfs untuk tidak membuatnya
* 2. yang kedua adalah variable NtfsDisableLastAccess value yang bisa ditemukan di:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Filesystem ini adalah REG_DWORD entry, dan jika ini di set ke 1, maka ini akan mencegan NTFS untuk mengupdate date and time stamp, saat kita melakukan browsing file pada sebuah direktori, namun ini tidak akan menghalangi proses update file yang sedang di akses pada saat filenya di akses atau berubah.


Sumber:
http://techrepublic.com.com/5138-6240-5721522.html
http://techrepublic.com.com/5138-6240-5606408.html
http://techrepublic.com.com/5138-1035-729186.html

Rabu, 08 Agustus 2007

Install Joomla Dan XAMPP Pada Windows



1. Download XAMPP lite dan Joomla terbaru.
2. Ekstrak XAMPP lite yang sudah kita download tadi dan taruh di folder :C
3. Ekstrak Joomla yang sudah kita download tadi di dalam file htdocs yang ada di dalam xampplite. Rubah nama foldernya menjadi joomlaku
4. Buka file xampplite tadi dan jalankan XAMPP nya (klick start) dan jangan dimatikan window.
5. Jalankan browser dan buka http://localhost atau http://127.0.0.1
6. Kalau sudah bisa terbuka maka XAMPP sudah bisa dijalankan.
7. Masuk ke menu status dan cek. Lalu ke menu security.
8. Pada security, pasang pasword kita dan yang hanya diperlukan untuk aktif/secure adalah PhpMyAdmin dan MySQL admin nya.
9. Masuk ke menu MySQL admin dan buat folder baru bernama joomlaku
10. Buka browser dan jalankan http://localhost/joomlaku
11. Klick Next 2 kali.
12. Isi kolom tersebut dengan:
Host Name: localhost
MySQL User Name: root
MySQL Password: isi dengan pilihan anda sebelumnya.
MySQL Database Name: joomlaku
Lainnya biarkan seperti aslinya. Lalu klick Next.
13. Masukkan nama sitenya. Lalu klick Next.
14. Masukkan alamat email dan rubah admin password nya. Lainnya biarkan saja. Lalu klick Next.
15. Joomla telah terinstall. Simpan username dan paswordnya.
16. Hapus seluruh folder installation yang ada di C:\xampplite\htdocs\joomlaku
17. Buka http://localhost/joomlaku/index.php pada browser anda lalu klick administration. Masukkan username dan pasword. Usernamenya admin.

Joomla siap digunakan.

Sabtu, 04 Agustus 2007

SEO Tools



SEO adalah Search Engine Optimization, cara agar web/blog kita mudah di index oleh mesin pencari dan (mudah-mudahan) timbul di urutan paling atas untuk keyword tertentu.

Menurut wikipedia, SEO (Search Engine Optimization) atau optimisasi mesin pencari adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik dari mesin pencari menuju alamat situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja alami algoritma mesin pencari tersebut. Tujuan spesifik SEO adalah menempatkan suatu alamat situs web pada posisi teratas (atau setidaknya pada halaman pertama) hasil pencarian berdasarkan subyek tertentu. Secara logis, alamat situs yang menempati posisi teratas hasil pencarian memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung.

id.wikipedia.org

Untuk memudahkan SEO, dapat menggunakan berapa alat bantu atau tools diantaranya:

Check meta tag:
http://www.seocentro.com/tools/search-engines/metatag-analyzer.html

Check pagerank:
http://www.prchecker.info/check_page_rank.php

Keyword Generator Tools:
Keyword Generator (overture)
Keyword Generator (google)

Keyword yang paling banyak dicari pada blog/web kita:
sitemeter.com
google.com/analytics

Google SEO Tools:
Google Sitemaps - membantu monitoring site Anda, apabila Google mempunyai masalah pengindex-an website.
AdWords Keyword Tool - menampilkan kata kunci yang sesuai dengan yang dikehendaki.
AdWords Traffic Estimator - mengestimasi berapa bid price yang diminta untuk rank #1 on 85% di Google AdWords ads Google, dan berapa traffic yang mampu di dapat.
Google Suggest - didasarkan pada auto completes search queries di awal pencarian dengan character atau kata kata yang Anda masukkan.
Google Trends - menampilkan multi-year search trends.
Google Sets - membuat semantically related keyword sets yang didasarkan pada keywordyang dimasukkan.
Google Zeitgeist - menampilkan pencarian yang cepat.

Yahoo! SEO Tools:
Overture Keyword Selector Tool - shows prior month search volumes across Yahoo! and their search network.
Overture View Bids Tool - displays the top ads and bid prices by keyword in the Yahoo! Search Marketing ad network.
Yahoo! Site Explorer - shows which pages Yahoo! has indexed from a site and which pages they know of that link at pages on your site.
Yahoo! Mindset - shows you how Yahoo! can bias search results more toward informational or commercial search results.
Yahoo! Advanced Search Page - makes it easy to look for .edu and .gov backlinks.
while doing link: http://www.site.com/page.html searches (links to an individual page).
while doing linkdomain: www.site.com/searches (links to any page on a particular domain).
Yahoo! Buzz - shows current popular searches

MSN SEO Tools:
Keyword Search Funnel Tool - shows terms that people search for before or after they search for a particular keyword
Demographic Prediction Tool - predicts the demographics of searchers by keyword or site visitors by website
Online Commercial Intention Detection Tool - estimates the probability of a search query or web page being commercial, informational-transactional, or
Search Result Clustering Tool - clusters search results based on related topics.

Tools Lainnya:
SEO Tools
WebCEO
SEO Quake
SEO Company
SEOmoz
WebConfs
iWebTools
RankQuest
Webmaster Toolkit
SEOpen